SIAK- Komandan Kodim 0322/Siak Letkol Inf Faisal Effendi S.I.P ikut serta meletakan Bantu Pertama Pasar Rakyat Kecamatan Bungaraya melalui dana tugas pembantuan (TP) yang ada di Kementerian Perdagangan RI bertujuan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas pasar rakyat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Terlaksananya pembangunan pasar rakyat ini atas usulan warga bungaraya, di sampaikan kepada anggota DPR RI daerah pemilihan Riau satu Jhon Erizal, yang memfasilitasi di Kementerian Perdagangan RI.
Komandan Kodim 0322/Siak Letkol Inf Faisal Effendi S.I.P mengungkapkan atas nama keluarga besar Kodim 0322/Siak mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Kecamatan Bungaraya atas pembangunan pasar rakyat, dan kami selalu siap memberikan dukungan terhadap pembangunan pasar rakyat ini.
“Semoga pembangunan pasar di Bungaraya ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Bungaraya khususnya dalam bidang ekonomi,”ujar Komadan.
Bupati Siak Alfedri mengucapkan terimakasih kepada anggota DPR RI daerah yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada pak jon, yang telah memfasilitasi kegiatan ini di Kementrian Perdagangan sehingga hari ini, pekerjaan fisik pasar rakyat ini di mulai”kata Alfedri,
Pemerintah kabupaten Siak saat ini tengah menata dan membangun pasar rakyat, sebagai pusat ekonomi warga di kecamatan, terus melakukan pembenahan.
”Kita saat ini sedang menata dan mengembangkan pasar rakyat yang ada di setiap kecamatan, hari ini di bangun di bungaraya, kedepan pak jon bisa bantu bangunan pasar rakyat di Sabak Auh, Minas dan Koto Gasib Buatan Dua. Saat ini kondisinya perlu menjadi perhatian kita”paparnya.
Dari laporan yang di sampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan di pasar rakyat Bungaraya terdapat 500 pedagang setiap minggunya berjualan. Dengan kondisi bangunan pasar tidak memungkinkan.
“Pasar ini bisa menampung 500 sampai 550 pedagang setiap minggu, ini sudah over. Sudah sewajarnya bangunan pasar rakyat ini di tambah. Karena tidak mampu lagi menampung para pedagang, nanti fisiknya hampir sama dengan pasar km 6 Tualang”ucapnya.
Masyarakat sangat berharap adanya pembangunan gedung pasar baru. Karena gedung lama tidak mempu menampung para pedagang, kata Alfedri.
”Mimpi ini sudah lama di nanti masyarakat, sudah tiga tahun kami usulkan. Tahun ini baru dikabulkan, tentu ini sambut dengan gembira oleh warga”kata dia.
Pemerintah sedang mengurus tanah hibah, yang terdebar di sejumlah kecamatan.
”Kita saat ini sedang mengurus hibah lahan pasar, SMP, Kantor Desa dan kantor camat di Kerinci Kanan Alhamdulillah sudah selesai ”kata dia.
Anggota DPR RI Dapil Riau 1 Jhon Erizal menyampaikan proyek ini terlaksana karena ada nya sinergi antara pemerintah, wakil rakyat dan masyarakat.
”Kebetulan saya duduk di komisi 6 yang dimana mitra kerja kami salah satunya Kementrian Perdagangan. Pak Alfedri menyampaikan ada pasar rakyat di bungaraya perlu di bangun. Kebetulan di kementerian itu, ada namanya program merevitalisasi pasar-pasar rakyat di Indonesia, maka kita jemput, Alhamdulillah kita dapat”paparnya.
Ia berpesan masyarakat jaga dan pelihara bangunan ini, agar tetap awet sehingga pedagang nyaman berdagang di pasar baru.
Kementerian perdagangan melalui dana Tugas Pembantuan tahun 2022 mengalokasikan pembangunan pasar rakyat Bungaraya dana sebesar Rp. 4.000.000.000 (empat milyar rupiah). Dengan waktu pekerjaan selama 150 hari kerja dan akan berakhir 2 Desember 2022 mendatang.**







