SIAK- Sebagai wujud kepedulian kepada anak yatim dan kaum dhuafa, para lansia, janda dan keluarga pra sejahtera dibulan yang penuh berkah ini PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bersama TP-PKK dan Dekranasda memberikan bantuan untuk dua Kecamatan yang ada di Siak ya itu Kecamatan Kerinci Kanan dan Lubuk Dalam.
Bantuan sembako dan santunan tersebut diserahkan langsung oleh Manajer Operasional CD PT RAPP Sundari Berlian Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Siak Rasidah Alfedri di Aula Kantor Camat Kerinci Kanan, Jum’at (30/4/2021).
Manajer operasional CD PT RAPP Sundari Berlian mengatakan komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis melaui konsep 5C yakni baik untuk community (komunitas), country (negara), company (perusahaan), climate (iklim) dan cuntomer (pelanggan).
“Makanya kami dari perusahaan memiliki tanggung jawab sosial dalam bentuk program Community Development (CD). Sehingga kehadiran kami memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar area operasional,” kata Sundari Kepada Media.
Pihak perusahaan memiliki moto tumbuh berkembang bersama masyarakat. Artinya banyak program yang di desain untuk membantu masyarakat.
Seperti, program ekonomi masyarakat, program pertanian terpadu, pendidikan, kesehatan, pengembangan UMKM, serta program sosial budaya dan infrastruktur.
“Jadi kami dari PT.RAPP bukanlah tamu tapi melainkan bagian dari masyarakat itu sendiri, kegiatan ini bisa memotivasi perusahaan yang ada di Kabupaten Siak untuk membantu keluarga pra sejahtera ini”Ujarnya.
Sementara itu Ketua TP-PKK dan Dekranasda Rasidah Alfedri mengatakan, Bantuan sembako ini untuk santunan anak yatim, kaum dhuafa dan pra sejahtra. Bantuan sebanyak 40 paket tersebut disertai dengan uang sagu hati dari PKK dan Dekranasda Siak untuk kaum dhuafa, janda dan masyarakat pra sejahtera di Kecamatan Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan.
“Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menerima, sehingga bisa membatu kebutuhan sehari-harinya”ucapanya.
Santunan untuk anak yatim diberikan untuk Kecamatan Lubuk Dalam sebanyak 65 orang dan di Kerinci Kanan sebanyak 80 orang







