Beranda DAERAH Buka Kejurda Sepak Takraw, Wagubri Edy Natar: Ini Bentuk Kepedulian Kita Terhadap...

Buka Kejurda Sepak Takraw, Wagubri Edy Natar: Ini Bentuk Kepedulian Kita Terhadap Cabang Olahraga

6
0

 

PEKANBARU – Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) cabang olahraga Sepak Takraw di Hall Sepak Takraw Purna MTQ, Jumat (9/7/2021).

Saat membuka Kejuaraan tersebut, Wagubri Edy Nasution menyampaikan bahwa yang mengikuti kejuaraan tersebut berjumlah 11 kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Adapun satu kabupaten yang tidak mengikuti yaitu Kontingen Kabupaten Rokan Hulu.

“Dari 12 kabupaten kota yang ada, saya menerima laporan bahwa satu yang tidak bisa hadir mengikuti Kejurda Sepak Takraw yaitu Kabupaten Rokan Hulu, jadi ada 11 yang mengikuti kejuaraan ini” kata Edy Nasution

Menurut pengamatannya, untuk perkembangan Sepak Takraw belakangan ini cukup lebih bagus dari yang sebelumnya. Yang mana sebelumnya sudah 12 tahun tidak pernah diadakan Kejurda Sepak Takraw.

“Di sinilah kita melihat bagaimana kepedulian kita terhadap cabang olahraga sepak takraw, karena tidak mungkin kita bisa membangun olahraga dengan baik tanpa pernah melaksanakan kejuaraan” jelasnya.

Ia berpendapat bahwa dengan adanya kejuaraan-kejuaraan tentunya menjadi salah satu upaya dalam mencari bibit sekaligus melihat potensi yang dimiliki para atlit untuk generasi yang akan datang.

“Tentunya dengan Kejurda ini kita bisa melihat potensi para atlit yang ikut bertanding dan kita juga mudah mencari bibit atlit sepak takraw,” pungkasnya.

Selain itu Wagubri Edy Natar Nasution mengungkapkan keyakinannya dan harapannya terhadap kemajuan cabang olahraga Sepak Takraw Provinsi Riau. Karena menurutnya, cabang olahraga ini memiliki prestasi yang luar biasa di masa lalu.

“Prestasi yang luar biasa di masa lalu ini harus kita kembalikan melalui olahraga ini (Sepak Takraw, ,” kata dia

Dia melihat bahwa atlet-atlet Riau saat ini memiliki kemampuan untuk mengembalikan prestasi-preatasi dimasa lalu dan akan terus mengikuti perkembangan atlit tersebut.

“Saya akan terus mengikuti perkembangannya dan mereka para atlet membutuhkan bimbingan,” ujarnya.

Ia sendiri sudah berpesan kepada pembimbing cabang olahraga Sepak Takraw agar menyatu jiwanya dengan para atlet, karena menurutnya jika pembimbing tidak menyatu jiwanya dengan para atlet maka akan sulit menciptakan para atlet yang bagus.

“Ini sudah dilakukan dengan sangat baik dan saya berharap juga dengan Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Riau untuk melanjutkan itu,” terangnya

Pihaknya juga berpesan meskipun Riau masih dalam suasana pandemi Covid-19, namun jangan sampai menjadi alasan ataupun menjadi halangan untuk meningkatkan prestasi selama mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke XX di Papua.

“Terus tingkatkan prestasi supaya kita mempunyai kesiapan untuk mengikuti PON ke-XX di Papua,” pungkasnya. (MCR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here