PEKANBARU- Direktur Rumah sakit Jiwa Tampan Haznelli Juita mengharapkan kepada masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada Pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
Hal ini disampaikannya setelah melihat masih ada di tengah masyarakat yang memberikan stigma negatif kepada pasien ODGJ yang sudah kembali normal.
“Kita berharap masyarakat tidak ada lagi stigma terhadap ODGJ dan jangan sampai dikucilkan. Disini kita sudah berusaha untuk mengajarkan kemandirian dan produktif sekembali nya ke keluarga atau masyarakat,”ungkapnya.
Lebih lanjut Haznelli Juita menjelaskan selain memberikan pelayanan pengobatan untuk pasien ODGJ , Rumah sakit Jiwa Tampan juga mengembangkan potensi yang dimiliki pasien ODGJ sesuai minat bakat dan Kemampuan Pasien.
” Kita juga memberikan pembekalan sesuai potensi Pasien ODGJ sesuai dengan minat Bakat dan Kemampuan Mereka seperti bertani dan tata boga. Pelayanan ini diberikan setelah pasien ODGJ dalam Kondisi Normal atau tidak membahayakan lagi. Selain itu kita juga mengusulkan kepada pasien yang memang dalam nasabnya penerima zakat kita usulkan untuk mendapatkan Zakat dari Baznas Riau,”terangnya.
Haznelli Juita mengharapkan pasien ODGJ yang berhasil sembuh jangan lagi di stigma dan bisa hidup seperti layaknya di perlakukan kembali bersosial di masyarakat.
Informasi tambahan Rumah Skait Jiwa Tampan merupakan Rumah Sakit Jiwa Tipe A yang banyak Menangani Pasien ODGJ Rujukan dari Kabupaten Kota di Riau dan termasuk dari Kepulauan Riau.(MCR)







