Gubernur Riau Syamsuar Mengimbau Masyarakat Riau Taat Protokol Kesehatan

DAERAH, PEKANBARU127 Dilihat

 

PEKANBARU- Gubernur Riau Syamsuar mengimbau agar seluruh masyarakat Riau taat protokol kesehatan sehingga kenaikan kasus tetap dapat ditekan. Terlebih lagi zona kuning di Provinsi Riau saat ini hanya tinggal satu, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan, serta surat edaran yang berkaitan dengan pelaksanaan PPKM,” imbuhnya.

Hal tersebut diungkapkannya saat mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro secara virtual di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (23/4/2021).

Rapat tersebut dipimpin oleh Menko Perekonomian RI Airlangga Hartanto serta turut juga oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Airlangga mengatakan bahwa penetapan PPKM Mikro ini telah diatur dalam Instruksi Mendagri Nomor 7 Tahun 2021 untuk PPKM V, Instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 untk PPKM VI tentang Perpanjangan Pemberlakuan PPKM Mikro.

“Yang mana disana segala aktivitas telah diatur, salah satunya kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara daring/online. Sementara luring atau tatap muka untuk perguruan tinggi akademi dibuka secara bertahap dengan proyek percontohan berbasis Perda/Perkada dengan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya

Dalam 2 minggu terakhir telah terjadi penurunan jumlah kabupaten/kota dengan risiko tinggi atau zona merah. Sementara itu, dari 10 provinsi PPKM Mikro tambahan baru, terdapat 2 provinsi yang kabupaten/kotanya berzona merah yaitu Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Riau.

Menanggapi hal itu, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan bahwa zona tersebut bisa turun apabila terjalinnya komitmen bersama, baik Pemerintah Daerah, Satgas, TNI-Polri termasuk masyarakat.

Pihaknya mengharapkan dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan semua pimpinan paguyuban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Apalagi zona kuning di Riau hanya tinggal satu, kita harus berupaya bagaimana zona ini bisa turun,” pungkasnya.(***)

 

Sumber: Diskominfotikriau
www.mediacenter.riau.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *