PEKANBARU – Harga Tandan Buah Segar(TBS) Kelapa Sawit penetapan periode 28 April sampai dengan 04 Mei 2021 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit.
Dimana jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp135,95 per Kg atau mencapai 5,73 persen dari harga minggu lalu.
“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp2.506,52 per Kg,” kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Selasa (27/4/2021). Dilansir dari Media Center.riau.go.id
Ia menjelaskan, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.
Yang mana, untuk harga jual CPO, PT. PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 625,25/Kg, PT. Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 640,11/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 457,59/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 482,20/Kg dari harga minggu lalu.
Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 167,00/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 223,27/Kg dari harga minggu lalu.
“Pekan ini harga CPO Rp10.921,63 per kg dan harga Kernel Rp7.276,40 per kg,” jelasnya.
Berikut ini daftar harga TBS sawit di Riau untuk sepekan ke depan:
Umur 3 tahun – Rp 1.857,92
Umur 4 tahun – Rp 2.008,76
Umur 5 tahun – Rp 2.191,41
Umur 6 tahun – Rp 2.243,54
Umur 7 tahun – Rp 2.331,09
Umur 8 tahun – Rp 2.395,03
Umur 9 tahun – Rp 2.450,12
Umur 10 – 20 tahun – Rp 2.506,52
Umur 21 tahun – Rp 2.402,24
Umur 22 tahun – Rp 2.390,44
Umur 23 tahun – Rp 2.380,60
Umur 24 tahun – Rp 2.282,22
Umur 25 tahun – Rp 2.228,12
Indeks K: 90,07%
Harga CPO Rp10.921,63
Harga Kernel Rp7.276,40
Dia menambahkan, faktor eksternal yang memberikan pengaruh besar terhadap kenaikan harga TBS sawit di Riau yakni harga CPO di Bursa Malaysia pada minggu ini melesat 5,68% secara point-to-point. Lonjakan ini terjadi setelah pada pekan sebelumnya harga terkoreksi 1,35%.
“Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) bergerak tak seperti biasanya. Ketika harga minyak mentah turun, biasanya harga CPO ikut. Namun tidak dengan hari ini,” jelasnya.
(Lrs/MCR)







