Beranda DAERAH Polsek Kerinci Kanan Berhasil Amankan Pelaku Pencabulan Anak di Bahwa Umur

Polsek Kerinci Kanan Berhasil Amankan Pelaku Pencabulan Anak di Bahwa Umur

1366
0

SIAK- Unit Reskrim Polsek Kerinci Kanan, Polres Siak berhasil amankan satu orang tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku sebut saja IAS (nama samaran) ditangkap Angota Polsek Kerinci Kanan pada Senin, 13 September 2021 di Jl. Raya Pertamina Rawang kao Kecamatan Lubuk, Kabupaten Siak.

Pelaku IAS(nama samaran) mencabul terhadap anak kandungnya sendiri sebut saja DN (nama samaran) yang masih dibawah umur.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto, SIK, MH melalui Kapolsek Kerinci Kanan AKP M. Reza, SIK, MH menjelaskan, penagkapan tersangka pencabulan itu atas laporan Nenek korban,

“Perbuatan itu terjadi di sebuah Areal Perkebunan Kelapa sawit yang ada diKecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak pada hari Jumat, 6 Agustus 2020 pukul 21.30 Wib. Perbuatan bejat pelaku diketahui setelah pada tanggal 24 Agustus 2021 pukul 22.00 Wib, korban menangis dan mengakui perbuatan pelaku kepada nenek dan tante korban”.terang kapolsek.

Lanjut Kapolsek AKP M. Reza mengatakan, mendengar pengakuan dari cucunya, nenek korban pergi ke rumah pelaku dan mendapati rumah pelaku dalam keadaan kosong diduga pelaku telah melarikan diri. Selanjutnya Nenek korban didampingi Kepala Desa, RT, dan RW melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kerinci Kanan. Pada hari Senin, 13 September 2021 personil Polsek Kerinci Kanan mendapatkan informasi bahwa pelaku yang melarikan diri akan kembali ke Kerinci Kanan untuk mengurus surat serta administrasi pindah.

“Atas informasi tersebut, Kita memerintahkan PS. Kanit Reskrim Polsek Kerinci Kanan Bripka Aan Sari, SH beserta anggota untuk menghadang pelaku yang sedang melintas di Jl. Raya Pertamina Kecamatan Lubuk Dalam, pada pukul 11.00 WIB, saat diinterogasi terhadap pelaku, pelaku mengakui perbuatan bejatnya terhadap anak kandungnya sendiri dengan alasan adanya bisikan serta dipengaruhi hal ghaib. Saat ini tersangka sudah ditahan di Rutan Mako Polsek Kerinci Kanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan bejatnya.”Ujarnya.

Dalam kasus ini tersangka di jerat Pasal 81 ayat (1) atau (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang Jo Pasal 76D dan atau Pasal 76E UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI NO. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here