Kerinci Kanan – Penyebaran virus corona atau Covid-19 belum mereda, Penegakan disiplin protokol kesehatan pun harus lebih ditingkatkan dalam penerapan di tengah-tengah masyarakat, kususnya di pasar tradisional, dimana masyarakat menjelang Lebaran ramai melaksanakan aktifitas jual beli.
Menyikapi hal atau situasi tersebut, pemerintah Kecamatan Kerinci Kanan bersinergi dengan seluruh aparat pemerintahan Kampung untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan agar penularan Covid-19 bisa diputus mata rantainya. Sehingga tidak terjadi lagi peningkatan terhadap penyebaran virus ini.
Dalam rangka membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, Babinsa Koramil 03/Siak yang ada di wilayah Kecamatan Kerinci Kanan terus aktif melaksanakan kegiatan imbauan dan sosialisasi tentang disiplin protokol kesehatan, dengan harapan dapat menciptakan kondisi masyarakat yang patuh dan sadar guna melaksanakan aturan dalam penerapan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan setelah melaksanakan aktifitas, Senin (10/05/2021).
Babinsa Koramil 03/Siak Sertu Junaidi Silalahi yang bertugas melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan di Pasar Tradisional sekaligus melaksanakan sosialisasi serta berikan imbauan kepada masyarakat yang melaksanakan aktifitas jual beli untuk menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan,Menjaga jarak,Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas) serta menyampaikan kepada pengunjung pasar untuk menggunakan alat pelindung diri dalam masa pandemi Covid-19 ini. “Tolong maskernya dipakai dan jangan lepas masker jika berada di luar rumah. Supaya proses penularan virus corona tidak terjadi,” jelasnya.
Sertu Junaidi Silalahi menambahkan, agar masayarakat tetap menjaga jarak aman dengan orang lain, gunakan cara lain dalam menyapa dengan tidak bersentuhan langsung serta mencuci tangan pakai sabun.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi upaya terbaik dalam mengajak masyarakat, untuk bersama-sama menegakkan disiplin protokol kesehatan untuk menciptakan masyarakat sehat dan terhindar dari penularan Covid-19,” pungkasnya.(*)







