Terkait Isu Beredar Satu Mahasiswa Meninggal Saat Aksi Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Riau Ternyata HOAX

PEKANBARU150 Dilihat

PEKANBARU – Guna memastikan terkait isu yang beredar bahwa salah seorang aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu meninggal dunia, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya bersama Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dan Kabid Dokes Polda Riau, dr Prio Kuncoro mengunjungi RS Awal Bross yang berlokasi di jalan HR Soebrantas Pekanbaru, ternyata isu yang beredar tersebut tidak benar (Hoax).

Saat dikunjungu dirumah sakit terdapat satu pasien dari mahasiswa yang diisukan meninggal tersebut kondisi nya sudah mulai membaik.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan dirumah sakit tersebut tengah dirawat Dodi Wahyudi (24) yang menjadi korban saat aksi tolak Omnibus Law di DPRD Riau Kamis (08/10) lalu. Dikala itu Dodi mengalami luka dan pendarahan pada bagian wajah.

“Tadi kita sempat ngobrol dengan Dodi, dan dia menceritakan bahwa disaat aksi demo itu dia terjatuh. Namun sekarang kondisi Dodi sudah mulai membaik dan bisa komunikasi dengan jelas,” tuturnya.

“Memang saat ini masih dalam perawatan guna pemulihan,” tambahnya.

Sementara di jelaskan oleh Dr Caca yang mewakili RS Awal Bross mengatakan Dodi mendapatkan penanganan yang baik. Dimana Ia ditangani oleh Dokter spesialis mata dan THT sesuai kebutuhan pasien.

“Kita sudah lakukan perawatan dan pendampingan dengan baik. Saat ini kondisinya sudah baik,” terangnya.

Kemudian, Kabid DoKes Polda Riau, dr Prio Kuncoro mengungkapkan sebelum ke RS Awal Bros, Pasien sempat dirawat di RS Mesra yang beroperasi di jalan Pasir Putih. Di sana pasien mendapatkan perawatan pembersihan luka dan pemberian oksigen lalu kemudian dirujuk ke RS awal Bros itu.

“Benar, saat ini kondisinya sangat baik,” tuturnya.

Sementara, terkait pembiayaan Prio mengatakan pihaknya akan mengupayakan bantuan semaksimal mungkin sesuai arahan dari Kapolda Riau.

“Kita akan upayakan semaksimal mungkin, sehingga keluarga teringankan,” tandasnya.(rls).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *