Warga Kecamatan Koto Gasib Protes Atas Pekerjaan Perbaikan Jalan Antara Siak- Koto Gasib

Berita, DAERAH, SIAK395 Dilihat

SIAK- Warga Kecamatan Koto Gasib kesal terhadap Pekerjaan Proyek Perbaikan badan jalan Pemda antara Siak – Koto Gasib dinilai pekerja perbaikan jalan tidak Profesional, Pasalnya Pengerjaan Perbaikan jalan tersebut dikabarkan rawan kecelakaan, karena minimnya rambu peringatan.

Bentuk kekesalan terhadap pemegang Pekerjaan Proyek tersebut, warga Buatan ll melakukan menanam pohon pisang di badan jalan bekas galian untuk proses penambalan yang tidak di beri rambu. Penanaman pohon pisang yang dilakukan warga adalah aksi protes kepada pemegang Proyek tersebut.

“Kami kesal terhadap Pekerjaan Proyek jalan Pemda ini, warga kami kecelakaan akibat nabrak lobang yang sudah digali ditinggal pergi begitu saja, tidak ada memberi tanda-tanda bahwa ada perbaikan, jika seperti ini Pekerjaan Proyek bisa menimbulkan kecelakaan lalulintas, terutama pengendara sepeda motor saat malam hari, apalagi kondisi hujan.”sebut tokoh Pemuda Buatan ll M. Fais kepada media ini.

M.Fais meminta Kepada Pemerintah Kabupaten Siak atau dari dinas PU Siak
agar dapat menegur pemegang Pekerjaan Proyek jalan tersebut, sebelum banyak yang merangut nyawa.

“Kami selaku tokoh pemuda Buatan ll meminta kepada Pemkab Siak berikan teguran tegas kepada pemegang Pekerjaan Proyek jalan Siak- Koto Gasib, agar jangan dibiarkan lobang menganga begitu saja, mohon diberi rambu rambu atau setidaknya diberi tanda bahwa ada perbaikan jalan agar tidak ada korban lakalantas lagi.”pintanya.

Rusaknya ruas jalan di wilayah Siak- Koto Gasib itu sudah terjadi lama, perbaikan hanya dilakukan dengan tambal sulam di jalan-jalan yang berlubang. Terlihat beberapa titik lubang bekas galian dengan ukuran bervariasi tanpa rambu rambu.

Dalam hal ini, awak Media berusaha mengonfirmasikan kepada Pihak Dinas Pekerjaan Umum(PU) Siak melalui Kabid Bina Marga Arif dengan WhatsApp nya tidak ada jawaban.

Begitu juga Media ini menghubungi Sekertaris Dinas PU Siak Ari juga belum ada jawaban hinga berita ini ditayangkan.

 

Laporan:Rif

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *