Kepala Kampung Benteng Hilir Tolak 80 Sak Beras Bantuan dari PT Arara Abadi

Berita, DAERAH, SIAK534 Dilihat

SIAK- Kepala Kampung(Penghulu) Benteng Hilir menolak bantuan 80 sak beras dari PT Arara Abadi. Penolakan bantuan beras ini setelah melalui kesepakatan bersama masyarakat dan Rt, Rw, Kepala Dusun.

Penghulu kampung Benteng Hilir M. Rasyid kepada awak media, mengatakan, penolakan atas bantuan beras sebanyak 80 sak Beras dari pihak PT Arara Abadi tidak memadai dengan Warga yang terdapak korban banjir.

“Masa Perusahan terbesar berdiri di kampung ini hanya mampu memberikan bantuan beras sebanyak 80 sak. Jika dibagi berapa Kepala Keluarga(KK) yang menerima, sementara Korban banjir di kampung ini kurang lebih 300 KK. Jika kami terima Sebanyak 80 sak bisa bermasalah bagi kami.”ujar Rasyid di ruang kantornya, Senin, (14/11/2022).

Vidio penolakan Berupa Bantuan 80 sak beras Dari Pihak prusahan PT Arara Abadi.

Menurut Kepala kampung itu, pemberian bantuan 80 sak beras tidak sebanding dengan kontribusi PT Arara Abadi menjalan bisnisnya di Kampung itu. jika kita terima bantuan itu, nanti bagi warga yang tidak mendapatkan bisa iri hati. Kami nanti di ributkan masyarakat.

“Jadi kami menganggap bantuan 80 sak Seberat 10 kg itu sebuah pelecehan bagi kami, mereka ini sudah beroperasi selama puluhan tahun masak hanya 80 sak.”tegasnya lagi.

Penghulu Benteng Hilir mengatakan, selama Puluhan tahun PT Arara Abadi beroperasi di Kampungnya itu sama sekali tidak pernah memberikan kontribusi, atau bantuan apapun kepada desa dan masyarakat di Kampungnya.

 

Saat di tanya penyebab banji itu terjadi, Penghulu 2 Periode itu mengatakan, kalau penyebab banjir ini mungkin curah hujan terlalu tinggi dan air dari kanal PT Arara Abadi dan PT Ekawana meluap ke kampungnya.

“harapan saya meminta kepada Pak Bupati, dan Wakil Bupati tolonglah mediasi, ditengahkan kami kepada pihak perusahaan PT Arara Abadi dan PT kawana yang selama ini yang tidak peduli kepada kami.”Harapannya.

Sementara itu Pihak Perusahan PT Arara Abadi M. Nasir dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, mengatakan dengan singkat, “Baik Pak…kami lagi melaporkan ke pimpinan”.Ujarnya.***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.