Beranda DAERAH Polsek Kandis Ungkap Pelaku Penganiyaan Terhadap Anak Di Bawah Umur

Polsek Kandis Ungkap Pelaku Penganiyaan Terhadap Anak Di Bawah Umur

27
0

SIAK- Tim Reskrim Polsek Kandis telah berhasil melakukan pengungkapan kasus tindak pidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang dialami CJB (Nama singkat korban) dan diduga seorang pria berinisial KW adalah orang yang diduga sebagai pelaku.

Penganiayaan ini terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri Km 80 Kelurahan Kandis Kota Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Riau, tepatnya di rumah kontrakan yang dihuni Korban pada Kamis 30 September 2021sekira pukul 18.00 WIB.

“Pada Jumat 1 Oktober 2021 sekira jam 00.15 WIB telah datang seorang perempuan warga negara Indonesia atas nama OM melaporkan kejadian penganiayaan terhadap anak di bawah umur yakni anak kandungnya yang berumur 4 tahun yang terjadi pada Kamis 30 September 2021 lalu di kediamanya,” kata Kapolsek Kandis Kompol Indra Rusdi SH pada media ini, Sabtu (2/10/2021).

Kapolsek Kandis Kompol Indra Rusdi SH mejelaskan, Kejadian ini ketika orang tua korban sedang bekerja di rumah makan Jalan Lintas Pekanbaru-Duri km 80, tiba-tiba mendapat telepon melalui Vidio Call dari KW orang yang diduga sebagai pelaku dengan memperlihatkan bahwa anaknya CJB yang berumur 4 tahun tersebut sedang dianiaya oleh pelaku dengan cara menampar di bagian kepala tepatnya bagian pipi sebelah kiri dan pipi kanan.

Atas perbuatan KW orang yang diduga pelaku tersebut, Orang tuanya tidak langsung pulang ke rumah karena dikwatirkan KW yang diduga pelaku juga akan melakukan penganiayaan terhadap dirinya, karena sebelumnya KW pernah menganiaya Orangtua korban, selanjutnya Orang tua korban memberitahu peristiwa ini kepada pemilik rumah makan tempat ia bekerja, untuk disarankan menjadi saksi I mendampinginya  melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kandis.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/59/x/2021/RIAU/RES SIAK/SEK KANDIS, tanggal 01 Oktober 2021.
Kapolsek Kandis Kompol Indra Rusdi SH memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Faisal SH, Piket SPK dan Piket Reskrim untuk turun ke TKP bersama-sama dengan orang tuanya serta saksi 1, sesampainya  di TKP terhadap orang yang diduga pelaku langsung diamankan dalam keadaan kondisi mabuk tuak.

“Setelah dilakukan pemeriksaan diduga pelaku mengakui perbuatannya dan telah melakukan penganiayaan terhadap korban sebanyak 4 kali sejak Agustus s/d September.
Sedangkan hubungan orang yang diduga pelaku dengan Orang tua korban hanya sebagai pacar, adapun penyebab diduga pelaku melakukan penganiayaan disebabkan diduga pelaku dalam keadaan mabuk akibat minum tuak dan merasa kesal karena korban sering menangis minta di antarkan ke tempat ibunya bekerja.

“Kemudian terhadap korban segera di bawa ke Puskesmas Kecamatan Kandis untuk segera mendapat perawatan dan pengobatan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter Puskesmas, korban mengalami lebam di sekujur tubuh antara lain : lebam di bagian bibir, pipi kiri dan kanan di samping itu juga terdapat luka memar di bagian lengan, kaki dan punggung, akibat perbuatan tersebut korban mengalami trauma baik secara fisik dan physikis.” Terang Kapolsek itu.

Selanjutnya, diduga pelaku langsung dibawa ke Polsek Kandis guna pemeriksaan lebih lanjut dan pasal yang dipersangkakan : Pasal 76C Jo Pasal 80 ayat (1) undang-Undang RI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Anak JO Pasal 351 ayat (1) KUHPidana.(*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here